Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

SEJARAH KEMERDEKAAN INDONESIA

 17.NAMA : Scholastica Sthefani A.S Kelas : XII IPA 5 Absen : 32   SEJARAH KEMERDEKAAN INDONESIA       Kemerdekaan Indonesia dimulai dari tanggal 6 Agustus 1945 ketika bom mengguncang Jepang lebih tepatnya di kota Nagasaki. Kemudian, 3 hari berikutnya, Hiroshima kembali dibom pada tanggal 9 Agustus 1945. Pemboman ini mengakibatkan 14.000 korban jiwa. Pemboman Hiroshima dan Nagasaki menjadi pertanda menyerahnya Jepang kepada Amerika dan sekutunya. Ketika bom kedua jatuh kembali di Nagasaki, Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Hal ini dimanfaatkan oleh Indonesia.      Sehari kemudian, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) berubah nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Pada tanggal 10 Agustus 1945 pula, Sutan Syahrir telah mendengar kabar menyerahnya Jepang kepada Sekutu melalui siaran radio luar negeri yang ketika itu dilarang. Syahrir kemudian menginformasikan hal ini kepa...

Profil Ardelia Muthia Zahwa, Pembawa Bendera Merah Putih Upacara Detik-detik Proklamasi

 16.Nama:Najwa Rahmatia  Absen :22 Profil Ardelia Muthia Zahwa, Pembawa Bendera Merah Putih Upacara Detik-detik Proklamasi Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar, di Istana Merdeka, Selasa 17 Agustus 2021, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Tim Indonesia Tangguh dipilih untuk bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Adapun anggota Paskibaraka yang bertugas sebagai pembawa baki bendera Merah Putih Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. dari Tim Indonesia Tangguh adalah Ardelia Muthia Zahwa. Ardelia merupakan perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara yang terpilih sebagai pembawa baki bendera Merah Putih. Ardelia yang lahir di Tebing Tinggi, 6 Desember 2004, saat ini menempuh pendidikan di SMA Harapan I Medan. Sementara, 3 pengibar bendera lainnya dari Kelompok 8 ialah Aditya Yogi Susanto sebagai Komandan Kelompok 8 yang mewakili Provinsi Go...

Peristiwa Rengasdengklok

 15.Nama : Anugerah Giri Wicaksono  Absen : 2 Peristiwa Rengasdengklok Peristiwa sejarah yang cukup terkenal mengenai kemerdekaan Indonesia adalah peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945, satu hari sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan. Peristiwa ini adalah peristiwa penculikan Soekarno dan Hatta oleh sejumlah pemuda. Soekarno dan Hatta diculik pada tanggal 16 Agustus 1945 dini hari. Tidak hanya kedua tokoh tersebut, Soekarno pun dibawa bersama istri beliau Fatmawati dan anak beliau Guntur yang baru berusia 9 bulan. Penculikan ini bertujuan agar mereka tidak terpengaruh oleh Jepang. Di Rengasdengklok, para pemuda kembali mendesak Soekarno untuk mengumumkan kemerdekaan Indonesia dan meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah. Para pemuda pun menyatakan siap atas segala risiko yang mungkin terjadi. Pada saat yang sama, di Jakarta, Wikana (perwakilan golongan muda) dan Mr. Ahmad Soebardjo (perwakilan golongan tua) berunding dan akhirny...

Fatmawati

 14.Nama : Dira Alifia Purnama s Kelas : XII IPA 5 Absen:7 Fatmawati   • Lahir pada tanggal 5 Februari 1923, adalah istri dari seorang presiden indonesia pertama    yakni Soekarno. Fatmawati merupakan ibu negara indonesia pertama pada tahun 1945-    1967 dan merupakan istri ke-3 dari presiden pertama, Soekarno. Ia juga merupakan ibu    dari presiden ke-5 indonesia yakni, Megawati Soekarnoputri. • Fatmawati dikenal akan jasanya menjahit bendera pusaka sang saka merah putih yang    dikibarkan pada upacara proklamasi kemerdekaan indonesia di Jakarta pada 17    Agustus 1945. • Dahulu pada pembuatan bendera pusaka sang saka merah putih , tidaklah mudah.    Karena tidak mudah untuk mendapatkan kain merah dan kain putih namun, berkat    bantuan Shimizu orang yang ditunjuk oleh pemerintahan Jepang sebagai perantara    dalam perundingan Jepang-Indonesia. Ibu Fatmawati akhirnya mendapatkan kain    ...

Moh.Hatta

 13. Nama : Muhammad Amir Alfajri Kelas : XII IPA 5 Absen 15 Mohammad Hatta atau yang akrab dipanggil Bung Hatta adalah seorang pemikir, negarawan, ekonom, dan sekaligus menjadi Wakil Presiden Indonesia yang pertama mendampingi Soekarno. Ia lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukittinggi, Sumatra Barat. Pendidikan masa kecil Moh. Hatta dimulai dari Sekolah Rakyat. Ia juga kental dengan pelajaran agama karena dilahirkan di lingkungan keluarga yang kuat akan ilmu agama. Beranjak dewasa, ia menempuh pendidikan di sekolah MULO. Selama pendidikan, beliau mempelajari banyak hal di luar pelajaran formal seperti keorganisasian. Kecintaannya terhadap organisasi masih terbawa saat ia melanjutkan pendidikan di PHS (Prins Hendrik School) pada 1921. Ia aktif menjadi bagian dari Jong Sumatranen Bond. Ia pun lulus dari PHS dan mendapat beasiswa kuliah di Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda, Moh. Hatta kembali menambah kapasitas ilmunya dengan mempelajari hal-hal seperti tata negara dan juga ekonomi k...

Sejarah Kemerdekaan Indonesia di Tahun 1945

 Nama : Muhammad Rafly Alfarizi Kelas :XII IPA 5 Absen: 17   Sejarah Kemerdekaan Indonesia di Tahun 1945 -Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat tanah air selalu memperingati hari proklamasi. Tanggal tersebut merupakan titik balik dari sejarah kemerdekaan Indonesia yang cukup panjang, dimana sebelumnya penduduk tanah air sempat dijajah selama bertahun tahun. Sebelum proklamasi terjadi, terdapat banyak peristiwa penting yang melatarbelakanginya. Jepang Kalah dari Sekutu -Latar belakang pembacaan teks proklamasi, dimulai atas penyerahan Jepang terhadap Sekutu. Dimana sebelumnya Jepang pada tahun 1944 telah mengumumkan bahwa Hindia Timur yakni Indonesia, diperbolehkan merdeka di kemudian hari. Pengumuman tersebut dilakukan karena tentara Jepang sudah semakin terdesak, bahkan Kepulauan Saipan juga berhasil direbut dari Jepang. Sehingga selanjutnya pada tahun 1945, dibentuklah BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdeka...

KH. Hasyim Asy’ari

 11Nama : Rani Nur Aisyah Kelas : XII – IPA 5 Absen : 25 KH. Hasyim Asy’ari , tokoh ulama pemikir dan pejuang yang dianugerahi gelar pahlawan nasional dan pendiri Pesantren Tebuireng, lahir pada 4 Robiulawwal 1292 H/10 April 1875, di Jombang, Jawa Timur. Kakek dari presiden ke-4 RI, yaitu KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur), serta ayah dari menteri Agama, KH. Wahid Hasyim. KH. Hasyim Asy’ari diberi gelar Hadhratusy Syeikh dari kalangan ulama yaitu kontribusinya dalam menegakkan NKRI dengan peran dalam bidang keagamaan, pendidikan, perjuangan melawan penjajah untuk mempertahankan kemerdekaan, menyatukan dua kubu yang berseteru saat menentukan dasar negara Indonesia yang baru lahir hingga tokoh yang ditakuti oleh Belanda dan jepang karena mempunyai pengaruh besar. KH. Hasyim Asy’ari membuat fatwa perang melawan Belanda adalah jihad (perang suci), mengharamkan naik haji memakai kapal Belanda yang dituliskan dalam bahasa Arab dan disiarkan oleh Kementrian Agama secara luas. Peran mempe...

Hari kemerdekaan Indonesia sudah pasti memberikan banyak sekali makna dan arti bagi kita semua

 10. Nama: M.Arkan  Absen :16  Hari kemerdekaan Indonesia sudah pasti memberikan banyak sekali makna dan arti bagi kita semua 1.Sebagai Pemersatu Bangsa     Kemerdekaan menjadi salah satu momen yang membuat seluruh rakyat Indonesia bersatu. Dari ujung Barat hingga Timur Indonesia semua dengan lantang mengucapkan “Merdeka!”. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kemerdekaaan Indonesia adalah momen terbaik untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghilangkan perselisihan satu sama lain. 2.Semangat Pantang Menyerah      Di dalam proses terciptanya kemerdekaan Indonesia, terdapat sejarah panjang yang penuh dengan perjuangan tanpa henti dan semangat pantang menyerah dari para pahlawan kita. Makna yang bisa kita petik adalah bahwa sebuah perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang kita harapkan 3.Saling Bekerjasama dan Percaya     Perjuangan para pahlawan kita yang membebaskan Indonesia dari ce...

Agresi militer belanda II atau operasi gagak terjadi pada 19 desember 1948 yang diawali serangan terhadap Yogyakarta ibu kota indonesia pada masa itu

 9. Nama : Muhammad Ziya Huda Matari absen : 18 Agresi militer belanda II atau operasi gagak terjadi pada 19 desember 1948 yang diawali serangan terhadap Yogyakarta ibu kota indonesia pada masa itu Tanggal 19 Desember 1948 Belanda menyertakan untuk tidak lagi terikat dengan persetujuan renville yang di pidatoi oleh Dr. Beel. Jenderal Spoor sang pemimpin mempersiapkan serangan dari berbulan bulan yang lalu. Ia memulainya dari sehari sebelumnya. Di awali dengan pengeboman Maguwo , kemudian mendarat disana sebelum memulai penyerbuan Yogyakarta. Panglima besar Soedirman mengeluarkan perintah kilat yang dibacakan radio pada tanggal 19 Desember 1948 pukul 08:00 Soedirman dalam keadaan memustukan untuk ikut Gerilya namun Presiden tetap membujuknya untuk tetap dalam kota. Mentri Laoh mengatakan tidak ada lagi prajurit untuk gerilya. Maka Presiden dan Wakil Presiden serta dewan di Yogyakarta memustukan tinggal di sana untuk sementara. Akhirnya Dewan Siasat merencanakan membentuk pemerintah ...

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

 8. KHOIRUL ANWAR DALIMUNTHE ABSEN : 10 KELAS : XII IPA 5 TUGAS : RESUME TENTANG KEMERDEKAAN       Sejarah Kemerdekaan Indonesia Sejarah kemerdekaan Indonesia berawal dari Kota Nagasaki yang berada di negara Jepang tepatnya pada 6 Agustus 1945 mengalami guncangan, dan pada tahun 9 Agustus terjadi pemboman pada Kota Hiroshima oleh Amerika serikat. Dan ini menjadi pertanda awal menyerahnya penjajah Jepang kepada Amerika dan juga sekutu. Kemudian BPUPKI memutuskan untuk mengganti nama menjadi PPKI atau panitia persiapan kemerdekaan Indonesia, dimana hal tersebut ingin menegaskan keinginan serta tujuan dari bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Tentu saja ini menjadi kesempatan yang diambil oleh bangsa Indonesia agar bisa memproklamasikan kemerdekaan. Seketika itu kabar bahwa Jepang telah diambang kekalahan menyebar ke seantero negeri, dan menjadikan para pejuang Indonesia memanfaatkan hal tersebut untuk segera melakukan proklamasi kemerdekaan RI dan tidak meneri...

Tokoh Penjahit Bendera Merah Putih

 7.Maulidina Kusuma Absen:13 Tokoh Penjahit Bendera Merah Putih Tokoh yang menjahit bendera Merah Putih adalah Ibu Fatmawati yang merupakan istri dari Ir. Soekarno, presiden pertama Indonesia. Ibu Fatmawati merupakan perempuan yang dilahirkan di Pasar Padang, Bengkulu pada 15 Januari 1923. Ibu Fatmawati menempuh pendidikan di HIS dan sekolah kejuruan. Sejak dari bangku sekolah, beliau aktif berorganisasi sebagai pengurus Nasyiatul Aisyiah. Pada tahun 1938, Fatmawati berkenalan dengan Ir. Soekarno. Ketika itu, Presiden Soekarno menjadi pengajar di Muhammadiyah dan Ibu Fatmawati menjadi salah satu muridnya. Pada tahun 1943, Presiden Soekarno pun menikahi Ibu Fatmawati. Ketika persiapan proklamasi kemerdekaan, Ibu Fatmawati bertugas membuat bendera Merah Putih. Bendera tersebut kemudian dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Merah Putih yang dijahit Ibu Fatmawati terbuat dari bahan katun Jepang berukuran 276 x 200 cm. Pada tahun 1946-196...

Tokoh Dibalik Desakan Proklamasi

 6. Nama. : Lula Kamilia Az-Zahra Kelas : XII IPA 5 No absen : 11  Tokoh Dibalik Desakan Proklamasi Sutan Syahrir, siapa sangka dia yang mendesak Soekarno-Hatta untuk mendeklarasikan kemerdekaan dua hari sebelum tanggal bersejarah 17 Agustus 1945. Bersama Mohammad Hatta, Sutan Syahrir selalu menyerukan pergerakan menuju kemerdekaan Indonesia. “…Pertama-tama, marilah kita mendidik, yaitu memetakan jalan menuju kemerdekaan.” kata Sutan Syahrir. Pria kelahiran 5 maret 1909 di kota padang panjang, Sumatera Barat ini dikenal dengan hobinya yang suka membaca buku, khususnya buku-buku terbitan Eropa. Ia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Amsterdam, Belanda setelah lulus dengan nilai terbaik pada sekolah elit di Bandung. Saat semangat kemerdekaan ia lihat mulai pudar dari pemuda Indonesia karena ancaman dan kekangan Belanda. Pada 1931 ia memutuskan untuk berhenti kuliah dan melanjutkan gerakan semangat kemerdekaan di Indonesia. Saat kembali ke Indonesia, Sutan Syahrir bersama Mohamm...

Fakta - Fakta Kemerdekaan Indonesia Hari Kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada 17 Agustus 1945 menjadi momen yang sangat penting bagi bangsa

 5. Naifah Amelia  Absen:21 XII IPA 5 Fakta - Fakta Kemerdekaan Indonesia  Hari Kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada 17 Agustus 1945 menjadi momen yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Setelah ratusan tahun berjuang lepas dari cengkeraman penjajah, Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya. Tahun ini, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2022, Indonesia akan merayakan hari kemerdekaan yang ke-77.  Fakta kemerdekaan Indonesia salah satunya adalah proklamasi yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat. Presiden Ke-1 RI Sukarno membacakan teks Proklamasi bersama Mohammad Hatta. Bendera Merah Putih dikibarkan. Informasi mengenai kemerdekaan Republik Indonesia kemudian menyebar ke seluruh pelosok negeri secara berangsur-angsur terutama menggunakan saluran radio. Peristiwa yang melatarbelakangi Proklamasi Kemerdekaan adalah jatuhnya bom atom di Hiroshima pada 7 Agustus 1945 dan Nagasaki pada 9 Agustu...

ACHMAD SOEBARDJO

 4. M.Arya Dimas Ramadhan Saputra XII IPA 5  Absen : 12 ACHMAD SOEBARDJO. Peran Achmad Soebardjo cukup penting, yaitu membawa Bung Karno dan Bung Hatta kembali ke Jakarta setelah dibawa paksa oleh para pemuda ke Rengasdengklok. Perjalanan ke Rengasdengklok penuh dengan rintangan dan bahaya. Namun langkahnya tak surut untuk menyelamatkan dua calon pemimpin bangsa Indonesia. Sampai di lokasi, Achmad Soebardjo berhasil membujuk para pemuda yang menyembunyikan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta agar membawanya kembali ke Jakarta. Ia juga meyakinkan bahwa keduanya akan segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Achmad Soebardjo menjadi salah satu tokoh penting yang terlibat langsung dalam penyusunan naskah proklamasi. Soekarno menuliskan konsep teks proklamasi pada secarik kertas, sedangkan Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo menyumbangkan pemikiran mereka secara lisan. Itulah para tokoh proklamasi kemerdekaan RI.

Pro Kontra Proklamasi pada Peristiwa Rengasdengklok

 3.Nama : Sandika Aji Saputra Kelas : XII IPA 5 Absen : 31 Pro Kontra Proklamasi pada Peristiwa Rengasdengklok Sejarah kemerdekaan Indonesia juga mengalami pro kontra menjelang pembacaan proklamasi tersebut. Pro kontra ini terjadi antara golongan muda dan golongan tua.  Dimana golongan tua merupakan para anggota PPKI seperti Soekarno dan Hatta. Sementara golongan muda diwakili para anggota PETA dan para mahasiswa. Pro kontra ini terjadi karena golongan muda menganggap bahwa golongan tua terlalu konservatif, sebab mereka menghendaki pembacaan proklamasi harus melalui PPKI dan sesuai dengan prosedur yang telah dijanjikan oleh Jepang yakni pada tanggal 24 Agustus 1945. Di sisi lain golongan muda menolak jika proklamasi harus dilaksanakan melalui PPKI. Pasalnya golongan muda menganggap bahwa PPKI merupakan bentukan Jepang, dan mereka menginginkan kemerdekaan dengan kekuatan sendiri.  Sutan Syahrir yang termasuk dalam golongan muda merupakan tokoh pertama yang mendesak Soekarn...

proklamasi

1.  Alifvia Yunita Azari  absen: 1 XII IPA 5  Prokalamasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diawali dengan peristiwa dijatuhkannya bom atom di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945 oleh tentara Amerika. Hal ini menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pejuang kemerdekaan untuk memproklamasikan kemerdekaan. Dalam pelaksanaannya, ada perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda. Golongan muda ingin proklamasi kemerdekaan segera dilakukan sedangkan golongan tua tidak ingin terburu-buru dalam proklamasi kemerdekaan karena takut akan terjadi pertumpahan darah. Golongan tua terdiri dari Ir. Soekamo, Mohammad Hatta, Achmad Sochardjo, Mohammad Yamin, Iwa kusuma, dan Dr. Syami. Golongan Muda yang berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia diantaranya Sukarni, Wikana, Adam Malik, Chaerul Saleh Darwis, dan Jusuf Kunto. Pada 16 Agustus 1945 terjadi peristiwa Rengasdengklok, diman...

Martha Cristian tiahahu

 2. Nama :Nagitha romdhonia pratama Kelas : XII MIPA 5 No. Absen : 20 Tokoh kemerdekaan :Martha Christina Tiahahu Martha Christina Tiahahu merupakan salah satu pejuang wanita yang turut serta berjuang melawan tentara kolonial belanda asal Maluku. Perempuan kelahiran 4 Januari 1800 ini memulai ikut serta ke peperangan sejak berusia 17 tahun. Karena keberaniannya, membuat sosok Martha Christina Tiahahu dijuluki sebagai Srikandi dari Tanah Maluku.Keberaniannya untuk mengangkat senjata melawan Belanda tidak lepas dari sosok ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, yang merupakan seorang kapitan dari negeri Abubu atau sekarang dikenal dengan nama kepulauan Uliase, Maluku. Martha telah melihat perilaku tentara Belanda yang sewenang-wenang terhadap masyarakat Maluku. Karena hal tersebut membuat dendam dan ingin ikutserta secara langsung melawan pasukan Belanda.Martha Christina Tiahahu mulai terjun ke lapangan perang secara langsung ketika berusia 17 tahun. Martha turut membantu Thomas Matulessy d...

tugas 17 Agustus XII IPA 5

1.  Alifvia Yunita Azari (1) XII IPA 5 Prokalamasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diawali dengan peristiwa dijatuhkannya bom atom di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945 oleh tentara Amerika. Hal ini menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pejuang kemerdekaan untuk memproklamasikan kemerdekaan. Dalam pelaksanaannya, ada perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda. Golongan muda ingin proklamasi kemerdekaan segera dilakukan sedangkan golongan tua tidak ingin terburu-buru dalam proklamasi kemerdekaan karena takut akan terjadi pertumpahan darah. Golongan tua terdiri dari Ir. Soekamo, Mohammad Hatta, Achmad Sochardjo, Mohammad Yamin, Iwa kusuma, dan Dr. Syami. Golongan Muda yang berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia diantaranya Sukarni, Wikana, Adam Malik, Chaerul Saleh Darwis, dan Jusuf Kunto. Pada 16 Agustus 1945 terjadi peristiwa Rengasdengklok, dimana Ir. Soekarro da...